Monday, January 8, 2018

Cara Melakukan Afirmasi / Sugesti terhadap Diri Sendiri

Afirmasi mungkin sudah sangat umum, khususnya bagi mereka yang mendalami Law of Attraction (Hukum Tarik Menarik) atau bisa dikenal dengan The Secret. Namun sebenarnya afirmasi adalah teknik umum yang bisa dilakukan siapa saja dalam bidang apapun. 

Afirmasi atau sugesti terhadap diri sendiri bertujuan untuk meyakinkan diri kita akan sesuatu hal. Afirmasi dilakukan dengan mengatakan sesuatu hal kepada diri sendiri, dan biasanya diucapkan di dalam hati. Jika afirmasi dilakukan berulang-ulang, maka bisa menjadi suatu keyakinan. Misalnya saja ketika kita melupakan sesuatu hal dan kita berkata "aduh lupa" dan lagi "oiya lupa", maka semakin lama dan semakin sering kita mengatakannya, akan semakin yakin bahwa kita adalah orang yang pelupa. Jadi kenyataan pelupa itu kita sendiri yang menciptakannya.



Seperti kata pepatah "ucapan adalah doa" begitu pula afirmasi. Oleh karena itu sebaiknya kita berhati-hati dalam bertutur kata dan berpikir. Akan tetapi, hal ini ada bagusnya yaitu kita dapat memilih afirmasi sesuai keinginan kita. Jadi, jangan katakan sesuatu yang buruk, walaupun memang buruk kenyataannya, tapi sebaiknya jangan diucapkan. Sebaliknya, kita mensugesti diri dengan sesuatu yang baik agar hal baik datang kepada kita.

Contoh simple afirmasi sugesti diri bisa seperti di bawah ini:
"Saya adalah orang yang rajin dan pintar"
"Saya memiliki semangat tinggi dan pasti meraih juara 1"
"Saya bisa melakukan segala hal yang saya inginkan"
"Saya bersyukur saya bisa mendapatkan pekerjaan impian"
"Saya yakin saya bisa melunasi seluruh hutang saya", dst.

Afirmasi seperti kalimat di atas bisa diucapkan berkali-kali sepanjang hari, tapi bagusnya lagi jika afirmasi dilakukan dengan penuh penghayatan. Jadi, libatkan pula perasaan emosi kita saat mengucapkan afirmasi tersebut dan ucapkan dengan penuh keyakinan.

 

Saya juga akan membagi pengalaman saya saat menggunakan afirmasi. Pada awal saya kos di Jogja, saya mengalami imsomnia. Rasanya sulit sekali untuk tidur, padahl lampu sudah mati dan mata sudah tertutup rapat. Pikiran entah kenapa tidak bisa tenang, san esoknya juga masih demikian. Jadi selama beberapa hari saya tidur hanya beberapa jam saja. Malam tidur terlalu larut dan pagi bangun terlalu pagi. Saya sudah membuat diri saya lelah, minum susu, jeruk hingga memakai penutup mata, tapi tetap saja susah tidur. Hingga saya menemukan suatu blog yang membahas tentang afirmasi dan saya pun menerapkannya. Dalam kondisi siap tidur, saya menutup mata dan mulai melakukan afirmasi. Saya bilang "saya mengantuk, saya sangat mengantuk dan sekarang saya siap untuk tidur". Saya mengatakannya berulang ulang sampai saya terlelap. Keesokan malam, saya melakukan afirmasi lagi dan saya pun langsung terlelap. Malam hari berikutnya saya sudah langsung tidur dengan mudah hingga hari-hari berikutnya. Jadi afirmasi ini sangat berfungsi bagi saya, ketika saya bilang mengantuk, maka saya pun mengantuk. 

Bagusnya lagi hal ini tidak hana bisa digunakan untuk mensugesti kondisi diri kita sendiri, tapi bisa juga untuk situasi yang ingin kita alami. Misalnya ketika saya melakukan meditasi lalu saya membuat afirmasi "uang selalu datang kepada saya dengan mudah dan saya yakin ada transaksi penjualan hari ini" dan biasanya di hari itu ada pembeli yang membeli barag di toko online saya. Hal ini sering terjadi, meskipun tidak bisa selalu akurat terjadi, tergantung pada perasaan dan konsentrasi kita.
Ya begitulah pengalaman saya menggunakan afirmasi, see ya